Di
suatu hening yang lebih tua dari doa,
bumi
duduk di telapak tanganku—
kecil,
retak, bercahaya,
seperti
kenangan yang pernah kita jaga, lalu kita lupa.
Ia
tidak berteriak.
Ia
hanya bernyanyi lirih,
tentang
hutan yang gugur tanpa nisan,
tentang
air mata yang jatuh lebih dulu daripada hujan,
tentang
cinta yang terlambat kita ucapkan.
Nyanyian
yang Retak
bukan
sekadar lagu,
ia
dongeng lama yang kembali pulang,
mengusap
dada kita,
dan
bertanya pelan:
masihkah
ada ruang untuk menjaga?
#nyanyianyangretak
#karyabumi
#lagutentangalam
#puisialam
#fypindonesia
No comments:
Post a Comment